FGD Menggagas Kampung Kedaulatan

Kamis, (19/1/2017), Pusat Studi Pancasila UGM dengan kelompok masyarakat dari komunitas Merah Putih menyelenggarakan FGD bertema “Menggagas Kampung Kedaulatan”, isu-isu kebangsaan yang semakin menguat, peran negara yang melemah, nilai-nilai Pancasila yang pudar dan jarang dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari menyebabkan kondisi bangsa dan negara secara moral dan karakter semakin terpuruk. Komunitas Merah Putih  yang lahir di Bantul menjadi bagian sejarah bangsa pasca reformasi yang gelisah dan terpanggil untuk meneguhkan dan mempertegas kembali Pancasila sebagai dasar negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Salah satu peserta FGD, mas Moko, pendiri Komunitas Merah Putih mengatakan bahwa ada indikasi munculnya berbagai ormas-ormas dan gerakan yang di masyarakat ini akan berbahaya karena akan menyebabkan potensi benturan antara gerakan semakin menguat sebagai akibat perbedaan ideologis. Kita harus meresponse terkait dengan kondisi ini, tegas Mas Moko.

read more

Baca selengkapnya

Kunjungan Grup Riset Filsafat dan Politik Kewarganegaraan UNS Solo

Pusat Studi Pancasila UGM pada hari Rabu (18 Januari 2017) mendapatkan kunjungan dari Grup Riset Filsafat dan Politik Kewarganegaraan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS Solo). Rombongan dari UNS ini berjumlah 6 orang dipimpin oleh Dr. Winarno.

Dalam kunjungan tersebut  grup riset ini mengharapkan adanya kerjasama kemitraan antara PSP UGM dengan Grup Riset dari UNS ini. Kerjasama yang dimaksud adalah kerjasama di bidang inovasi Pembelajaran Pancasila, Penelitian, dan Pengabdian kepada masyarakat.

read more

Baca selengkapnya

What Wrong With Indonesian Classroom?

Selasa (17/1/2017) Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan diskusi Seri Pemikiran Pancasila dengan tema : “Mempertegas Pedidikan Karakter Berdasarkan Pancasila” yang diselenggarakan pada hari Selasa, 17 Januari 2017 di R. Bhinneka Tunggal Ika. Diskusi seri pemikiran ini mengundang pemantik diskusi Ben Senang Galus, Staf DIKSPORA Bidang DIKMENTI. Ben Senang Galus menyampaikan makalahnya berjudul “Pembentukan Individu Baru (Manusia Pancasila) Melalui Pendidikan Karakter”. Ben Senang Galus merujuk pada pemikiran Ki Hadjar Dewantara bahwa kita semua adalah guru dan setiap rumah adalah tempat perguruan. Ada dua poin yang dipaparkan ialah pertama, pedagogik hitam, dan kedua pendidikan karakter. Pertanyaan bagaimana karakter generasi muda saat ini?, kemudian kita jawab. Kita mengalami emergency karena beberapa sebab yaitu terputusnya hubungan antara generasi, kekerasan ideologis baru, involusi kebudayaan, disorientasi kultural, ethico mytucal nuclesus, mengalami kematian.

read more

Baca selengkapnya

Catatan Awal Tahun 2017 PSP UGM

Rabu (4/1/2017), Pusat Studi Pancasila UGM mengadakan rapat kecil tim ahli sebagai tindak lanjut dari rapat tim ahli sebelumnya pada hari Rabu (28/12/2016), sebagai pembuka awal tahun 2017. Rapat ini tim ahli Pusat Studi Pancasila memaparkan dan mengindentifikasi persoalan kebangsaan yang menjadi urgen dan mendesak untuk menjadi kajian ilmiah dan pergerakan. Beberapa isu strategis penting telah dipaparkan oleh Dr. Heri Santoso, Kepala Pusat Studi Pancasila UGM yang sifatnya ancaman, hambatan, dan tantangan ke depan Bangsa Indonesia yang secara ideologis berpengaruh pada mental dan karakter bangsa dalam menghadapi masa depan serta tahun yang baru.

Baca selengkapnya

Kegiatan Pusat Studi Pancasila

Penelitian

Mengadakan penelitian terhadap praktek hidup keagamaan, hukum, ekonomi, sosial, politik, ketahanan nasional, hak-hak asasi manusia, budaya nusantara dan teknologi

Seminar & Diskusi

Mengadakan seminar, diskusi dan studi banding nasional, regional dan internasional mengenai Pancasila.

Penerbitan

Menerbitkan jurnal, buku-buku tentang Pancasila dan hasil-hasil kajian dari kegiatan Pusat Studi Pancasila.

Kerjasama

Menjalin kerjasama dengan kelompok studi para pakar dari berbagai disiplin ilmu, dalam rangka pengembangan konsep filsafat Pancasila yang bersifat multidisipliner.

Agenda PSP UGM

17 Jan

Diskusi Seri Pemikiran Pancasila (5)

Tema “Mempertegas Pendidikan Karakter Berdasarkan Pancasila” bersama Ben Senang Galus, terbuka untuk umum dan gratis. Kontak. Hastangka (082226293091)

Profil PSP UGM

Pusat Studi Pancasila berdiri sejak 12 Juli 1995 ditetapkan melalui Keputusan Rektor Universitas Gadjah Mada Nomor: UGM/87/3966/UM/01/37. PSP memiliki core research tentang kebangsaan, ideologi, citizenship, sejarah bangsa, dan pembudayaan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan utama PSP mencakup penelitian, kajian, training, dan diskusi rutin. Sebagai lembaga riset yang berbasis pada ideologi, PSP memiliki peran yang strategis dalam mewacanakan, mengembangkan, dan membudayakan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara baik secara akademik maupun secara praktis.

Berita Lain

Isu Kebangsaan Kembali Menguat, Perlu ada Solusi!

Rabu, (28/12/2016), Tim ahli Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada melakukan rapat koordinasi di Ruang Bhinneka Tunggal Ika, Pusat Studi Pancasila UGM membahas sejumlah persoalan baik internal dan eksternal yang dihadapi ke depan. Persoalan yang bersifat institusional dan kebangsaan kembali mengemuka. Peran Pusat Studi Pancasila sebagai lembaga riset dan kajian kembali perlu untuk diperkuat dan dipertegas keberadaannya. Sebagaimana mandat dari Universitas Gadjah Mada bahwa keberadaan Pusat Studi adalah unsur pelaksana akademik yang bertugas melaksanakan kegiatan penelitian yang bersifat multi-inter dan lintas disiplin ilmu yang dikembangkan untuk mendukung kegiatan pendidikan, kerjasama, dan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan kompetensi tertentu  (lihat Peraturan Rektor UGM Nomor 768/SK/HT/2015, pasal 1 ayat (4)).

read more

Diskusi Seri Pemikiran Pancasila (4)

Selasa (13/12/2016), Pancasila Study Club Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diskusi seri Pemikiran Pancasila IV yang bertema “Peranan Perempuan dalam Penguatan Pendidikan Pancasila”. Diskusi Seri Pemikiran Pancasila ini menghadirkan narasumber Dr. Yuni Satia Rahayu, Aktivis Perempuan dan mantan Wakil Bupati Sleman 2010-2015.  Yuni memapaparkan pokok pemikiran terkait dengan kondisi yang terjadi saat ini sangat memprihatinkan kita.  Kondisi bangsa ini seolah-olah terpecah belah oleh karena berbagai hal terutama isu politik yang semakin memanas. Nilai-nilai Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia semakin ditinggalkan. Yuni menjelaskan papernya bahwa selama ini sumber referensi terkait Pancasila dan perempuan tidak terlalu banyak ditemukan.  

Meneropong Strategi Maritim Indonesia

Sabtu (10/12/2016), Forum Kajian Filosofis Mahasiswa Indonesia (Forkafmi) menyelenggarakan Diskusi rutin bertema  “strategi Maritim Indonesia” di Ruang Bhinneka Tunggal Ika, Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada. Diskusi ini mengundang narasumber Khairul Umam, S.Fil. Umam membahas tentang isu maritim mulai dari perjanjian UNCLOS, ancaman, dan peluang negara Indonesia menjadi negara Maritim. Menurut Umam, Indonesia memiliki modal dasar untuk membangun kesejahteraan dari sektor Maritim. Secara geo ekonomi yang strategis, kekayaan alam yang melimpah di laut menjadi peluang untuk membangun kesejahteraan Indonesia. Ironisnya sekitar 25% atau seperempat dari warga miskin berada di kawasan pesisir berdasarkan sumber dari Semnas Kemaritiman KKP 2016.

read more

Diskusi Seri Pemikiran Pancasila (3)

Selasa (22/11/2016) Pancasila Study Club menyelenggarakan Diskusi seri Pemikiran Pancasila III menghadirkan  narasumber Nanang Garuda (Dosen ISI Yogyakarta) dan  Vinsensius F. Jegaut (Sejarawan dan Komite Rekonstruksi Pendidikan DIY). Dalam kesempatan ini, Vinsensius mengungkap pengalaman dan pemikirannya selama mendapatkan materi dan pelajaran Pancasila ketika menempuh pendidikan sekolah dasar, pendidikan menengah pertama, dan sekolah menengah atas.