PELATIHAN PENDESIGNAN DESA PANCASILA DI DESA WUKIRSARI

Sabtu, (09/09/2017), Pusat Studi Pancasila UGM menyelenggarakan pelatihan memformulasikan konsep Desa Pancasila di desa Wukirsari, Imogiri, Bantul. Kegiatan ini melibatkan kepala Desa Wukirsari, kepala dusun, kader Pancasila di Desa Wukirsari. Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 27 peserta bertempat di ruang pertemuan kantor kelurahan, Desa Wukirsari. Bapak Turmudi, selako pamong desa memberikan kata sambutan dalam pelatihan ini bahwa tugas kita saat ini berupaya  bagaimana caranya tetap menanamkan nilai-nilai serta melestarikan nilai-nilai Pancasila di Indonesia dan khususnya di Desa Wukirsari.”
Kemudian dilanjutkan sambutan dari Kepala Pusat Studi Pancasila UGM, Dr. Heri Santoso, M.Hum, yang menyatakan bahwa “disadari ataupun tidak, dampak positif dari implementasi Pancasila sudah kita rasakan bersama-sama, yakni religius, tentrem, aman, ayem serta sejahtera seharusnya. Namun sejahtera inilah yang belum sepenuhnya terwujud, dan selalu menjadi tugas kita. Maka dari itu, sejahtera sebagai visi utama Pancasila yang tentu hanya dapat diwujudkan dalam desa Pancasila. Kita sebagai aktivis artinya perlu bersama-sama menjadi penggerak, kader Pancasila untuk seterusnya”.
Materi pertama diberikan oleh Bapak Hadi Sutarmanto, M.S, Dosen Fakultas Psikologi UGM sebagai pengantar materinya beliau mengatakan bahwa “Pancasila lahir dari tradisi, sehingga dapat kita simpulkan bahwa kearifan lokal atau lokal wisdom-lah yang secara tidak langsung memegang peran penting dalam pelestarian nilai-nilai Pancasila, dari tradisi dan berkembang melalui tradisi.”
Materi selanjutnya diberikan oleh bapak Syarif Hidayatullah,S.Ag, M.Ag, peneliti Pusat Studi Pancasila UGM dan Dosen Fakultas Filsafat UGM dalam sesi ini para peserta diajak untuk berpartisipasi merumuskan dan memetakan potensi dan peluang setiap dusun yang ada di desa wukirsari yang memiliki keunikan dan karakteristik tertentu untuk menjadi ikon dusun dan kemudian menjadi ikon desa di Wukirsari sebagai desa Pancasila.

read more

Baca selengkapnya

WORKSHOP: Mendesain Desa Pancasila di Wukirsari

WORKSHOP: Mendesain Desa Pancasila di Wukirsari

Sabtu, (26/08/2017)  Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada melalui program pengabdian kepada Masyarakat Desa Binaan menyelenggarakan kegiatan Workshop bertema Mendesain Desa Pancasila di Wukirsari. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan sebelumnya yaitu FGD dengan perangkat desa, kepala dusun di desa Wukirsari untuk merumuskan dan mengkonsepkan tentang potensi dan penguatan nilai-nilai Pancasila yang ada di desa. Desa merupakan unit terkecil dari negara yang memiliki berbagai macam nilai-nilai kearifan lokal yang sudah ada sejak lama. Dalam konteks negara Indonesia, desa memiliki daya dukung dalam membangun suatu desa yang berkelanjutan, memiliki sistem nilai untuk hidup bersama dan gotong-royong. Wujud dari ekspresi nilai-nilai hidup bersama sudah teraktualisasikan dan terekspresikan secara umum dari nilai-nilai Pancasila.

read more

Baca selengkapnya

Aktualisasi Semangat Juang-Pengorbanan Pemuda Kotabaru Mempertahankan Kemerdekaan pada generasi Muda

Pada saat ini pengetahuan dan penjiwaan anak bangsa terhadap nilai-nilai kepahlawanan dalam posisi mngkawatirkan. Sehingga perlu pendidikan dan aktualisasi nilai-nilai kepahlawanan pada anak bangsa, hal ini disampaikan Surono (Sekretaris Pusat Studi Pancasila UGM) pada acara tasyakuran HUT RI ke 70 di Sonopakis Kidul, Bantul (Rabu, 16 Agustus 2017).

Pada kesempatan tersebut surono menjelaskan tentang pentingnya pemahaman masyarakat terhadap pahlawan dan nilai-nilai kepahlawanan. Dengan metode penyampaian yang menarik dan diselilingi berbagai kuiz, Surono mampu membawa suasana tasyakuran menjadi meriah dan tidak meninggalkan kekhidmatan pada acara tersebut.
Lebih lanjut Surono menegaskan bahwa pertempuran  Kotabaru (7 Oktober 1945) menjadi salah satu nilai yang harus diaktualisasikan kepada generasi muda saat ini. Dimana pada peristiwa tersebut ada 21 remaja (pejuang Jogja) yang gugur melawan Jepang. Akan tetapi pengorbanan mereka tidak sia-sia, karena berhasil membuat Jepang menyerah. Usia boleh muda tetapi semangat dan pengorbanan buat negara tidak kalah dengan mereka yang dewasa.

read more

Baca selengkapnya

PSP UGM Mengadakan Pelatihan dan Pendampingan kePancasilaan

PSP UGM Mengadakan Pelatihan dan Pendampingan kePancasilaan

Sabtu, (12/8/2017) Pusat Studi Pancasila UGM, memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pemutaran film pendek terkait dengan  proses perumusan Pancasila. Para peserta yang hadir dalam ialah komunitas Gerakan Rakyat cinta Pancasila. Para peserta yang hadir sebanyak 20 orang dari berbagai desa atau dusun. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan pengarahan dan pengetahuan terkait strategi dan cara untuk memutar film pendek terkait dengan proses perumusan Pancasila untuk diberikan kepada warga masyarakat di seluruh desa, RW, dan RT.  Dalam kesempatan ini, materi ini diberikan oleh Dr. Heri Santoso, Kepala Pusat Studi Pancasila UGM. Tujuan pemutaran film ini supaya memberikan pemahaman kepada warga masyarakat pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

read more

Baca selengkapnya

BAPPENAS RI – PSP UGM: Menggagas Pembangunan berparadigma Pancasila

BAPPENAS RI – PSP UGM: Menggagas Pembangunan berparadigma Pancasila

Jumat (11/8/2017), Pusat Studi Pancasila UGM mendapatkan kunjungan dari perwakilan Bappenas yang dipimpin oleh Bapak Wariki Sutikno, Direktur Politik dan Komunikasi, BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL (BAPPENAS) Republik Indonesia.  Tujuan dari kedatangan tim dari BAPPENAS ialah untuk mendapatkan masukan dan pandangan terkait draft naskah Wawasan Kebangsaan yang sedang dirumuskan oleh Tim dari BAPPENAS. Pada naskah awal telah ditegaskan dan dirumuskan oleh BAPPENAS berpijak pada Pancasila sebagai paradigma pembangunan.

read more

Baca selengkapnya

Kegiatan Pusat Studi Pancasila

Penelitian

Mengadakan penelitian terhadap praktek hidup keagamaan, hukum, ekonomi, sosial, politik, ketahanan nasional, hak-hak asasi manusia, budaya nusantara dan teknologi

Seminar & Diskusi

Mengadakan seminar, diskusi dan studi banding nasional, regional dan internasional mengenai Pancasila.

Penerbitan

Menerbitkan jurnal, buku-buku tentang Pancasila dan hasil-hasil kajian dari kegiatan Pusat Studi Pancasila.

Kerjasama

Menjalin kerjasama dengan kelompok studi para pakar dari berbagai disiplin ilmu, dalam rangka pengembangan konsep filsafat Pancasila yang bersifat multidisipliner.

Agenda PSP UGM

28 Feb

Diskusi Seri Pemikiran Pancasila (8)

Tema: Restorasi Kebudayaan Berdasarkan Nilai-nilai Pancasila
Narasumber: Dr. Sriyono (Dosen ISI Yogyakarta)
Tempat: Pusat Studi Pancasila UGM
Hari: Selasa, 28 Februari 2017

Profil PSP UGM

Pusat Studi Pancasila berdiri sejak 12 Juli 1995 ditetapkan melalui Keputusan Rektor Universitas Gadjah Mada Nomor: UGM/87/3966/UM/01/37. PSP memiliki core research tentang kebangsaan, ideologi, citizenship, sejarah bangsa, dan pembudayaan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan utama PSP mencakup penelitian, kajian, training, dan diskusi rutin. Sebagai lembaga riset yang berbasis pada ideologi, PSP memiliki peran yang strategis dalam mewacanakan, mengembangkan, dan membudayakan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara baik secara akademik maupun secara praktis.

Berita Lain

WORKSHOP: Mendesain Desa Pancasila di Wukirsari

WORKSHOP: Mendesain Desa Pancasila di Wukirsari

Sabtu, (26/08/2017)  Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada melalui program pengabdian kepada Masyarakat Desa Binaan menyelenggarakan kegiatan Workshop bertema Mendesain Desa Pancasila di Wukirsari. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan sebelumnya yaitu FGD dengan perangkat desa, kepala dusun di desa Wukirsari untuk merumuskan dan mengkonsepkan tentang potensi dan penguatan nilai-nilai Pancasila yang ada di desa. Desa merupakan unit terkecil dari negara yang memiliki berbagai macam nilai-nilai kearifan lokal yang sudah ada sejak lama. Dalam konteks negara Indonesia, desa memiliki daya dukung dalam membangun suatu desa yang berkelanjutan, memiliki sistem nilai untuk hidup bersama dan gotong-royong. Wujud dari ekspresi nilai-nilai hidup bersama sudah teraktualisasikan dan terekspresikan secara umum dari nilai-nilai Pancasila.

read more

Mendesain Desa Pancasila di Wukirsari

Jumat (26/07/2017) Pusat Studi Pancasila menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Mendesain Desa Pancasila di Wukirsari”. Kegiatan ini merupakan salah satu program Pengabdian kepada masyarakat dalam bidang desa binaan yang diberikan mandat oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UGM kepada Pusat Studi Pancasila UGM. Kegiatan FGD diselenggarakan di Kantor Kelurahan Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul Yogyakarta. Pada kesempatan ini kegiatan FGD melibatkan para perangkat desa seperti kepala dusun, karang taruna, perangkat desa seperti Pengelola BUMDes, dan jajaran kelurahan. Narasumber kegiatan ini adalah Dr.Heri Santoso, Kepala Pusat Studi Pancasila UGM,  Syarif Hidayatullah, S.Ag,M.Ag, anggota tim, dan Bapak Bayu Bintoro, Kepala Desa Wukirsari yang diwakilkan oleh stafnya.

read more

Lomba Film dan Animasi Pancasila

Pancasila sebagai ideologi negara yang mengandung nilai ketuhanan (saling menghormati ditengah perbedaan keyakinan), kemanusiaan (memperlakukan manusia dengan baik), menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah, dan nilai keadilan harus lebih ditegaskan lagi kepada seluruh masyarakat sebagai pandangan dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Transfer nilai-nilai ideologi negara (Pancasila) harus dilakukan dengan masif melalui berbagai media yang dapat dijangkau dengan mudah oleh seluruh warga negara Indonesia di seluruh pelosok negeri. Salah satu bentuk transfer nilai-nilai tersebut adalah melalui videografi yang saat ini menjadi kegemaran segala usia dari yang tua hingga yang muda.

read more

PSP UGM: Sarasehan Refleksi Hari Kebangkitan Nasional 2017

Sarasehan Refleksi Hari Kebangkitan Nasional
Jumat (19/5/2017), Pusat Studi Pancasila UGM bekerjasama dengan Forkom UKM UGM menggelar kegiatan Sarasehan Refleksi Hari Kebangkitan Nasional di pendopo Wisma Kagama. Tema yang diangkat dalam Sarasehan Refleksi Hari Kebangkitan Nasional “Anak Muda Bicara Masa Depan Bangsa” bertujuan untuk mengajak generasi muda merumuskan Masa Depan Bangsa. Dinamika kehidupan bangsa Indonesia selama ini mengalami berbagai persoalan dan tantangan yang cukup kompleks. Peran Pemuda diperlukan untuk memiliki kepekaan sosial dan kebangsaan dalam membaca realitas kebangsaan yang terjadi saat ini. Untuk itu, menumbuhkan semangat kembali generasi muda dalam membangun pemikiran kritis dan bangkit dari keterpurukan menjadi kata kunci penting untuk membangun bangsa Indonesia yang lebih baik ke depan. Adapun narasumber dari Sarasehan ini adalah: Alfath Bagus P.E.I, Presiden BEM KM UGM, Mentari Rizki U, Ketua Forkom UGM, Ir. Gunung Radjiman, KAGAMA, dan Bpk. Wintolo, Aktivis pergerakan tahun 1997/98.

read more